Ahlan wa Sahlan fii Pesantren Alam Ma'rifatussalaam
Assalaamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh.
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpah atas diri Rasulullah Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan umatnya yang istiqomah hingga akhir zaman.
Salam sejahtera kami sampaikan kepada segenap kaum muslimin, semoga ampunan dan curahan rahmat Allah SWT senantiasa dikaruniakan kepada kita semua.
Ditengah pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan segala efek positif dan negatifnya, kebutuhan akan manusia masa depan yang beriman, bertaqwa, cerdas, terampil, dan mandiri serta sanggup berkompetisi haruslah dapat terpenuhi. Mereka yang mampu bertahan adalah mereka yang memiliki kualitas yang mumpuni. Jika tidak, mereka akan tergilas arus globalisasi. Hal ini merupakan konsekuensi logis dari sebuah perubahan kearah kemajuan. Situasi yang hampir sama terjadi di seluruh belahan dunia akibat globalisasi informasi, membuat kebutuhan akan manusia unggul semakin mendesak.
Untuk mewujudkan langkah tersebut perlu dibangun kekuatan pribadi-pribadi yang menjadi cikal bakal keluarga dan masyarakat. Keluarga dan masyarakat merupakan lingkungan dan kerangka pertumbuhan pribadi. Sedangkan pribadi yang baik dapat melahirkan keluarga yang baik. Keluarga yang baik dapat pula melahirkan masyarakat yang baik. Selanjutnya, masyarakat yang baik terkandung di dalamnya berbagai kecenderungan dan motivasi kebaikan dalam pribadi. Masyarakat yang tidak berpegang erat pada moral dan akhlaq adalah masyarakat yang rapuh. Masyarakat tersebut juga akan mudah terombang-ambing budaya asing yang belum tentu bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat.
Mengingat pembangunan bangsa memerlukan individu dan masyarakat yang shalih, yang layak memikul amanah yang dibebankan kepadanya, maka pembangunan pribadi menjadi sesuatu yang niscaya. Dan untuk mencapai harapan tersebut perlu adanya upaya yang keras dari masing-masing individu. Setiap individu bertanggung jawab karena ia adalah alat masyarakat yang terpenting dalam melaksanakan tugas sosial demi kepentingan dan tujuan bersama, memperkuat peradaban insani dan menegakkan nilai-nilai kebenaran.
Keshalihan pribadi lahir dari ketaqwaan yang bersifat individual sedangkan keshalihan masyarakat lahir dari ketaqwaan yang bersifat kolektif. Mereka secara bersama-sama memiliki kesadaran sejarah, kesadaran tentang fakta sosial dan kesadaran tentang keharusan melakukan perubahan sebagai perwujudan kewajibannya sebagai makhluk moral dalam melaksanakan misi otentiknya, yaitu membangun peradaban.
Bertolak dari pemikiran itu kami berupaya berkiprah untuk membangun suatu institusi yang diharapkan akan mampu menjawab kebutuhan umat dalam menyongsong masa depan. Harapan kami antara lain adalah agar segenap umat Islam bersedia untuk turut memberikan andilnya pada apa yang telah kami mulai dengan segenap keterbatasan ini, sehingga apa yang kita citakan bersama yaitu merealisasikan kembali predikat Khairu Ummah yang Rahmatan lil 'alamin dapat terlaksana.
Wassalaamu 'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Visitors :1881 Org
Hits : 12253 hits
Month : 368 Users
Cepat dan murah, hubungi saja 

